Path: TopSupplementary FileLAPORAN HASIL PENELITIANTAHUN 2010

Modifikasi Molekul Klorofilin sebagai Kandidat Antikanker dalam Terapi Fotodinamik

Research Report from JHPTUMP / 2016-11-21 05:31:40
Oleh : Asmiyenti Djaliasrin Djalil, M.Si, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (asmiyenti@yahoo.com)
Dibuat : 2012-08-07, dengan 1 file

Keyword : klorofilin, Cu (II) klorin e6, PDT

RINGKASAN


Terapi fotodinamik (photodynamic therapy, PDT) merupakan metode pengobatan penyakit kanker yang prospektif. Metode ini menggunakan obat sebagai fotosensitizer yang diradiasi dengan cahaya pada lingkungan oksigen sehingga menghasilkan bentuk aktif dari oksigen (reactive oxygen species, ROS) yang mampu menghancurkan sel kanker di dekatnya. Photofrin sebagai fotosensitizer yang telah digunakan untuk terapi kanker memiliki struktur dasar cincin porfirin. Fotosensitizer ini bukan merupakan senyawa tunggal sehingga sulit untuk mengontrol sifat fotosensitisasi, distribusi, dan kestabilannya. Selain itu, fotosensitizer ini memiliki kelemahan karena absorptifitasnya yang lemah pada daerah merah cahaya tampak. Daerah panjang gelombang ini merupakan daerah panjang gelombang yang digunakan untuk eksitasi fotosensitizer. Hal ini menyebabkan kedalaman penetrasi cahaya ke dalam jaringan menjadi kecil sehingga tidak dapat mengobati kanker yang terdapat pada jaringan yang lebih dalam. Klorofilin adalah bahan tambahan makanan yang merupakan turunan natrium/tembaga yang disemisintesis dari klorofil. Senyawa ini memiliki struktur dasar klorin yang memiliki serapan dan panjang gelombang yang lebih besar ke arah merah spektrum tampak dibandingkan porfirin, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat/fotosensitizer yang lebih baik dalam PDT. Turunan asam karboksilat klorofilin diharapkan memiliki karakteristik dan keaktifan yang lebih baik dibandingkan dengan fotosensitizer yang telah ada. Senyawa Cu(II) klorin e4 dan Cu(II) klorin e6 berhasil diperoleh dari klorofilin komersial. Sifat fisikokimia senyawa-senyawa ini menunjukkan adanya potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai obat kanker pada terapi fotodinamik. Spektrum UV-Vis senyawa Cu (II) klorin e4 menunjukkan pita absorpsi yang kuat pada λ 406 nm (ε=60213 cm-1M-1) yang disebut dengan pita soret dan absorpsi pada λ 628 nm (ε=26895 cm-1M-1) yang disebut dengan pita Q. Sedangkan spektrum UV-Vis senyawa Cu(II) klorin e6 menunjukkan serapan pita soret pada λ 407 nm (ε=3270 cm-1M-1) dan pita Q pada λ 627 nm (ε=2380 cm-1M-1). Spektrum fluoresensi senyawa Cu(II) klorin e4 dan Cu(II) klorin e6 menunjukkan emisi pada λ 470 nm (λ eksitasi= 340 nm). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan senyawa fotosensitizer baru sebagai kandidat antikanker dalam PDT.

Deskripsi Alternatif :

SUMMARY


Photodynamic therapy (PDT) is a prospective method of cancer treatment. The method utilizes photosensitizing drug and a particular type of light to produce reactive oxygen that kills nearby cells. Photofrin, a commercial photosensitizer, has a porphyrin bases structure. The drug consists of a complex mixture, thus it difficult to control photosensitization, distribution, and stability. Furthermore, Photofrin has a weak absorption band in the red region of the visible spectrum. This region is most often used for excitation. Irradiation at this wavelength cant penetrate to a depth tissue, thus cant be able to kill deeper cancer cell. Commercially chlorophyllins, a green food colorant, is a semi-synthetic sodium/copper derivative of chlorophyll. Chlorophyllin has a basic structure of chlorin. Chlorin showed moderate absorption coefficient in the red region of the visible spectrum, thus making them potential for photosensitizer drug. In this research we made a modification of chlorophyllin structure to its corresponding carboxylic acids to get an ideal photosensitizers. Cu(II) chlorin e4 and Cu(II) chlorin e6 have been obtained from commercially chlorophyllin. The physicochemical properties of Cu(II) chlorin e4 and Cu(II) chlorin e6 make these compounds potential candidates as cancer drug for PDT. UV-vis spectral characteristics of Cu(II) chlorin e4 showed an intensive absorption bands at 406 nm (ε=26895 cm-1M-1, soret band) and at 639 nm (ε=26895 cm-1M-1, Q band). Whereas Cu(II) chlorin e6 showed absorption soret band at λ 407 nm (ε=3270 cm-1M-1), Q band at λ 627 nm (ε=2380 cm-1M-1). The fluorescence emission spectra of Cu(II) chlorin e4 and Cu(II) chlorin e6 showed emission wavelength fluorescence at 470 nm (excitation at 428 nm). The present investigation was undertaken to get a new photosensitizer drug for PDT.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by UMP Digital Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJHPTUMP
OrganisasiU
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: lppmump@yahoo.com@jhptump

Download...