Path: TopSupplementary FileJURNAL

ANALISIS KADAR LOGAM BERBAGAI JENIS KEPITING DARI SEGARA ANAKAN

Journal from JHPTUMP / 2016-11-21 05:31:31
Oleh : Tumisem, Endar Puspawiningtiyas, Juli Rochmijati Wuliandari, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (digilib@ump.ac.id)
Dibuat : 2012-08-07, dengan file

Keyword : Analisis, kadar, logam, kepiting, dan morfologi

Kepiting merupakan kelas Crustaceae dari famili Portunidae. Kepiting merupakan salah satu komoditas perikanan di Cilacap yang bernilai ekonomi tinggi. Beberapa jenis hewan ini banyak ditemukan di perairan estuarin sekitar hutan bakau dan muara-muara sungai sekitar pantai. Kepiting yang bernilai ekonomi paling tinggi di Cilacap adalah kepiting bakau dengan harga per kg berkisar antara Rp. 30.000,- sampai 50.000,-. Sesuai dengan namanya, kepiting ini hidup di sekitar hutan bakau. Arifin (1993) dalam Trubus (1993) daging kepiting bakau (edible portion: bagian yang dapat dimakan) mengandung 65,75% protein. Bagian ini menjadi sumber protein yang memiliki rasa gurih dan enak, sehingga banyak disukai konsumen. Hasil klasifikasi sementara bersama nelayan sekitar, diperoleh bahwa jenis kepiting yang terdapat di Segara Anakan dan sekitarnya ada 7 jenis: Yuyu (Varuna yui), rajungan (Portunus pelagicus), Kepiting bakau (Scylla serrata, Scylla paramamosaiN, Myomenippe hardwicki, Neodorippe callida, dan Portunus pelagicus). Ketujuh jenis ini yang banyak dikonsumsi maupun dijual baik ke pasar lokal maupun ke luar daerah yaitu: . Varuna yui, Portunus pelagicus, Scylla serrata dan Scylla paramamosain. Hasil analisis kadar logam terhadap kepiting tersebut menunjukkan bahwa semua kepiting mengandung unsur Cu. Rata-rata kadar Cu pada ketujuh kepiting tersebut sebesar 66.256 ppm per 1000 gram kepiting kering. Unsur logam jenis Pb dan Cd dalam tubuh berbagai jenis kepiting tidak terdeteksi dalam batas deteksi Pb 0,025 ppm dan Cd 0,01 ppm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kepiting dari Segara anakan dan sekitarnya tidak layak dikonsumsi, karena memiliki kadar Cu melebihi standar baku mutu kesehatan

Deskripsi Alternatif :

Kepiting merupakan kelas Crustaceae dari famili Portunidae. Kepiting merupakan salah satu komoditas perikanan di Cilacap yang bernilai ekonomi tinggi. Beberapa jenis hewan ini banyak ditemukan di perairan estuarin sekitar hutan bakau dan muara-muara sungai sekitar pantai. Kepiting yang bernilai ekonomi paling tinggi di Cilacap adalah kepiting bakau dengan harga per kg berkisar antara Rp. 30.000,- sampai 50.000,-. Sesuai dengan namanya, kepiting ini hidup di sekitar hutan bakau. Arifin (1993) dalam Trubus (1993) daging kepiting bakau (edible portion: bagian yang dapat dimakan) mengandung 65,75% protein. Bagian ini menjadi sumber protein yang memiliki rasa gurih dan enak, sehingga banyak disukai konsumen. Hasil klasifikasi sementara bersama nelayan sekitar, diperoleh bahwa jenis kepiting yang terdapat di Segara Anakan dan sekitarnya ada 7 jenis: Yuyu (Varuna yui), rajungan (Portunus pelagicus), Kepiting bakau (Scylla serrata, Scylla paramamosaiN, Myomenippe hardwicki, Neodorippe callida, dan Portunus pelagicus). Ketujuh jenis ini yang banyak dikonsumsi maupun dijual baik ke pasar lokal maupun ke luar daerah yaitu: . Varuna yui, Portunus pelagicus, Scylla serrata dan Scylla paramamosain. Hasil analisis kadar logam terhadap kepiting tersebut menunjukkan bahwa semua kepiting mengandung unsur Cu. Rata-rata kadar Cu pada ketujuh kepiting tersebut sebesar 66.256 ppm per 1000 gram kepiting kering. Unsur logam jenis Pb dan Cd dalam tubuh berbagai jenis kepiting tidak terdeteksi dalam batas deteksi Pb 0,025 ppm dan Cd 0,01 ppm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kepiting dari Segara anakan dan sekitarnya tidak layak dikonsumsi, karena memiliki kadar Cu melebihi standar baku mutu kesehatan

Copyrights : Copyright (c) 2001 by UMP Digital Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJHPTUMP
OrganisasiU
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: digilib@ump.ac.id@jhptump