Path: TopArtikel Prosiding Seminar

Kemampuan Kompetisi Varietas Kedelai Umur Genjah Terhadap Gulma di Dataran Menengah

The Competition Ability of Short Lived Soybean Varieties to Weeds in Mediumland

ISSN 2527- 5380
Proceeding from jhptump / 2017-11-29 12:00:06
Oleh : Gayuh Prasetyo Budi, Sulistyani Budiningsih, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (gayuhprasetyobudi@yahoo.com)
Dibuat : 2017-10-31, dengan 1 file

Keyword : Short Lived Soybeans, Competition Ability, Weed

Tujuan penelitian untuk mengetahui respon pertumbuhan, hasil dan kemampuan kompetisi beberapa varietas kedelai umur genjah terhadap gulma di dataran menengah serta untuk mengetahui dominansi gulma di lokasi penelitian. Penelitian lapang dilaksanakan di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian 600 m dpl.


Menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor 1. Varietas kedelai


umur genjah terdiri atas : V1 : Gema, V2 : Gepak Kuning, V3 : Grobogan. Faktor 2. Frekuensi


penyiangan gulma terdiri atas : tanpa penyiangan (F0), disiang 1 kali (F1), disiang 2 kali (F2)


dan disiang terus/bebas gulma (F3).


Hasil penelitian menunjukkan varietas Gema mempunyai respon hasil yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Gepak Kuning dan Grobogan yaitu menghasilkan bobot biji : 28,3 g per tanaman dan nilai kompetisi : 2,9. Penyiangan gulma secara terus-menerus dapat 2


meningkatkan hasil kedelai secara nyata. Gulma yang mendominansi di lahan penelitian adalah :


Galinsoga parviflora (31,2), Euphorbia hirta (19,8), Echinochloa crusgalli (12,5), Borreria


alata (9,0), Ageratum conyzoides (8,7), Amaranthus gracilis (7,9), Cyperus difformis (7,1),


Cyperus kyllingia (3,8).

Deskripsi Alternatif :

The objective of this research was to study response of the growth, yield and the


competition ability of several soybean varieties that short lived to weed in mediumland and to study weed dominance in research location. The experimental research was conducted at Karangsalam Village, Baturraden, Banyumas. The experiment used a Completely Randomized Design with 2 factors and 3 replications. Factor 1. Soybean Variety, consisted of V1 : Gema, V2 : Gepak Kuning, V3 : Grobogan, Factor 2. Weeding Frequency, consisted of without weeding (F0), weeding once (F1), twice (F2) and clean weeding (F3). The result showed that Gema caused the better yield than Gepak Kuning and Grobogan. Gema variety caused the highest for the seed weight per plant : 28,3 g and caused the competitive value : 2,9. The clean weeding could increase siqnificantly soybean yield. The weeds dominance in research area : Galinsoga parviflora (31,2), Euphorbia hirta (19,8), Echinochloa crusgalli (12,5), Borreria alata (9,0), Ageratum conyzoides (8,7), Amaranthus gracilis (7,9), Cyperus difformis (7,1), Cyperus kyllingia (3,8).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjhptump
OrganisasiU
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Fakultas Pertanian Universitas Almuslim, Bireun, Provinsi Aceh., Editor:

Download...