Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...

Path: TopSupplementary FilePROSIDING

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SOSIAL PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU SOSIAL TERHADAP BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Proceeding from jhptump / 2018-02-10 12:28:05
Oleh : Mustolikh, Suwarsito, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (mustolikh@ymail.com)
Dibuat : 2016-06-08, dengan 1 file

Keyword : Pembalajaran Berbasis Masalah Sosial, Berpikir Kritis.

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kesadaran sebagian besar mahasiswa Pendidikan Geografi Semester 1 UMP Purwokerto yang masih rendah terhadap masalah sosial. Asumsi lain yang menjadi dasar pelaksanaan penelitian ini adalah adanya keyakinan bahwa secara khusus penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pengembangan strategi pembelajaran Pengantar Ilmu Sosial dalam bentuk pergeseran paradigma mengajar konvensional menjadi paradigma mengajar yang berpusat pada mahasiswa. Target khusus yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi berfikir kritis mahasiswa terhadap permasalahan sosial. Upaya peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap permasalahan sosial ini secara khusus dilakukan dengan melatih mahasiswa untuk terbiasa berpikir ke arah peduli permasalahan sosial melalui penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Sosial. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen sungguhan/murni (True Eksperimental Research), yaitu untuk mengungkapkan sebab dan



akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen yang dipilih dengan menggunakan pemadanan. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 1 Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, sejumlah 34 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner.



Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Statistik “t” atau t-tes., dengan memperhatikan persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas data. Hasil perhitungan diperoleh D-hitung, baik untuk kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol keduanya lebih kecil dibandingkan dengan D-tabel, yaitu 0,1161 dan 0,3341 < 0,355. Dengan demikian maka sampel penelitian yang diambil berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Karena 2 hitung <2 tabel, yaitu 0,092 < 3,84146, dalam taraf nyata 0,05, maka data skor kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memenuhi persyaratan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor berpikir kritis kelompok eksperimen sebesar 73,35 sedangkan kelompok kontrol sebesar 61,00. Skor terendah berpikir kritis kelompok eksperimen sebesar 53, sedangkan kelompok kontrol sebesar 42. Skor tertinggi berpikir kritis kelompok eksperimen sebesar 89, sedangkan kelompok kontrol sebesar 79. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho): "tidak terdapat pengaruh positif pembelajaran berbasis masalah sosial pada mata kuliah Pengantar Ilmu Sosial terhadap berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto”, ditolak dan sebaliknya hipotesis penelitian diterima. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan yang menunjukan thitung lebih besar dari pada t-tabel, yaitu 3,604 > 2,12, berarti ada peningkatan berpikir kritis melalui penggunaan model pembelajaran berbasis masalah sosial pada mata kuliah Pengantar Ilmu Sosial pada mahasiswa semester 1 Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto”.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjhptump
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Purwokerto
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id