Path: TopProsiding Seminar NasionalSEMNAS GEOGRAFI 2018

PEMBERDAYAAN PERTANIAN MODERN MELALUI ANALISIS KEBUTUHAN IRIGASI TANAMAN TEMBAKAU BERBASIS APLIKASI CROPWAT 8.0 Studi kasus: Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten

Proceeding from jhptump / 2018-10-31 15:25:37
Oleh : Adinda Deviana dan Novedha Getta Matufajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Dibuat : 2018-10-31, dengan 1 file

Keyword : Irigasi, Tanaman Tembakau, Cropwat 8.0, Pertanian Modern

Penelitian ini untuk mengkaji kebutuhan irigasi tanaman tembakau menggunakan pengembangan pertanian modern berbasis aplikasi cropwat 8.0. Kecamatan Trucuk merupakan Kecamatan yang subur dan sebagai penghasil tembakau utama di Kabupaten Klaten. Petani tembakau di Kecamatan Trucuk sering mengalami kesulitan pasokan air pada proses pertanian. Penulisan ini bertujuan sebagai acuan jenis irigasi tanaman sebagai dasar dasar rekomendasi jadwal pertanian tembakau di Kecamatan Trucuk. Penelitian ini dilaksanakan pada masa tanam

bulan Juli hingga bulan Oktober tahun 2017 di Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Metode analisis yang digunakan adalah metode Kuantitatif. Data yang digunakan berasal dari stasiun pengukuran curah hujan Trucuk yang dikelola oleh Dinas Pertanian Kabupaten Klaten. Data iklim dari Kecamatan Trucuk dianalisis dengan aplikasi Cropwat 8.0 dengan rumus PenmanMonteith untuk menghitung evapotranspirasi standar (ET), Koefisien Tanaman (K), Sifat Fisik Tanah, Kebutuhan air pada tanaman (Etc) dan Kebutuhan irigasi tanaman (CWR). Hasil dari perhitungan Evapotranspirasi Standar (ET), Koefisien Tanaman (K) dan sifat fisik tanah, Kebutuhan air pada tanaman (Etc) dan Kebutuhan irigasi tanaman (CWR) digunakan untuk menyusun kebutuhan irigasi tanaman tembakau serta penentuan jumlah reduksi produksi untuk menentukan jenis irigasi yang tepat pada tanaman. Rata-rata curah hujan bulanan 327.0 mm dan rata-rata curah hujan efektif bulanan sebesar 1397,4 mm. Rata-rata evapotranspirasi standar

(ET) harian Kecamatan Trucuk pada Tahun 2018 adalah 33,98 mm/hari. Koefisien tanaman tembakau terbesar 1,13 dan terendah 0,50. Sifat fisik tanah di Kecamatan Trucuk adalah lempung berpasir pada klasifikasi FAO termasuk jenis tanah medium (Loam). Rata-rata kebutuhan air pada tanaman selama masa tanam dari bulan Juli hingga Oktober sebesar 412,9 mm/dec dengan curah hujan efektif 249,7 mm/dec. Sehingga dibutuhkan pasokan air sebesar 170,7 mm/dec untuk memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Pada perhitungan kemungkinan reduksi produksi yang dihasilkan sebesar 0,9 %. Tanaman tembakau merupakan tanaman yang

tidak membutuhkan banyak air sehingga irigasi yang tepat untuk pertanian tembakau di Kecamatan Trucuk adalah irigasi tetes.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjhptump
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...