Path: TopSupplementary FileSKRIPSIAGRIBISNIS2010

TATA NIAGA BERAS DI KABUPATEN PURBALINGGA (Studi Kasus Pada Perusda Puspahastama Purbalingga)

Undergraduate Theses from jhptump / 2020-07-11 10:57:18
Oleh : SLAMET HERYANTO, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (digilib@ump.ac.id)
Dibuat : 2012-11-30, dengan 4 file

Keyword : Tataniaga ; Margin ; Profit
Subjek : Tataniaga ; Margin ; Profit

RINGKASAN





Penelitian ini dilaksanakan di Perusda Puspahastama tepatnya di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui pola saluran tataniaga beras khususnya di Perusda Puspahastama, Kabupaten Purbalingga. 2). Untuk mengetahui berapa margin tataniaga yang terbentuk dan penyebarannya pada setiap lembaga tataniaga serta persentase bagian yang diterima petani (farmer share) dan harga ditingkat konsumen. 3). Untuk Mengetahui besar profit margin yang diterima oleh masing - masing saluran tataniaga beras. 4). Mengetahui permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi dalam tataniaga beras di Kabupaten Purbalingga. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Studi kasus yang dilaksanakan di Perusda Puspahastama




Berdasarkan hasil penelitian diketemukan ada enam pola saluran tataniaga beras, profit margin terbesar pada pola enam untuk Puspahastama. Farmer share paling tinggi pada pola pola satu dan pola dua jalur pemasaran yang efisien ada pada pola lima karena memiliki margin pemasaran terendah dan farmer paling tinggi sedangkan keuntungan tertinggi bagi Puspahastama ada pada pola satu dan pola dua. Sedangkan untuk faktor sosial ekonomi antara lain : 1). Faktor sosial berupa masih kurangnya partisipasi petani sehingga perlu adanya pembinaan agar lebih proaktif dalam menentukan alur tataniaga beras.2). Faktor musim yang kurang menentu sehingga dapat menimbulkan terjadinya serangan hama dan penyakit tanaman padi atau gagal panen. 3). Masih terbatasnya modal pada Puspahastama yang seharusnya modal yang diperlukan sebesar Rp. 6.000.000.000,- tetapi kenyataan modal yang ada baru Rp. 3.080.000.000,- dan masih perlu adanya suntikan modal sebesar Rp. 2.020.000.000,- 4). Kapasitas gudang penampung gabah pada puspahastama belum luas karena luas yang ada baru 2280 M2 dan masih memerlukan luas gudang 1720 M2 dan luas gudang yang diperlukan sejumlah 4000 M2 untuk menampung gabah dalam jumlah maksimal.




Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jalur pemasaran yang efesien terdapat pada pola lima karena memiliki margin pemasaran terendah dan farmer paling tinggi sedangkan keuntungan tertinggi bagi Puspahastama terdapat pada pola satu dan pola dua.

Deskripsi Alternatif :

SUMARRY





This research was carried out in the Pupahastama Perusda District Kedungjati, Bukateja, Purbalingga. The purposes of this study are: 1). To determine the pattern of channels, especially in rice commerce of Perusda Puspahastama, Purbalingga. 2). To find out how margin trading system formed and spread to every institution of commerce and the percentage received by farmers (farmer share) and consumer price level. 3). To find a large profit margin received by each channels of rice commerce. 4). To know the economic social problems which are encountered in rice commerce in Perusda Puspahastama.




Based on the research results, there are six patterns of commerce rice lines, the greatest margin of profit for Puspahastama is the pattern six. The highest farmer share is in the pattern one and pattern two, an efficient marketing channel is in the pattern of five because it has lower marketing margins and highest farmer, while the highest profit for Puspahastama are in the pattern one and two. As for the economic social factors among others: 1). Social factor like lack of the participation of farmers so that there is need for more guidance to be proactive in determining the flow of rice commerce. 2). Season factor which is unpredictable so that it may cause the occurrence of pests and plant diseases of rice or crop failure. 3). Limited capital in Puspahastama, which is should needed Rp. 6.000.000,- , but the fact that there is only Rp. 3.080.000,- and still needs a capital injection of Rp. 2.020.000,-. 4). Grain storage capacity of Puspahastama is not wide enough because there is only 2280 M2 and still require extensive storage area of 1720 M2 and the required number of the warehouse is 4000 M2 to accommodate the maximum amount of grain.




From the research results can be concluded that an efficient marketing channel is the five patterns that have the lowest marketing margin and the highest farmer while the highest benefits for Puspahastama are pattern one and pattern two.

Copyrights : Copyright � 2001 by UMP Digital Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(74) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjhptump
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Purwokerto
Nama Kontakdigilibump
AlamatJln. Raya Dukuhwaluh
KotaBanyumas
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon(0281) 636751, 630463, 634424
Fax(0281) 637239
E-mail Administratordigilib@ump.ac.id
E-mail CKOdigilib@ump.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : WATEMIN, SP., MP., dan SULISTYANI BUDININGSIH, SP., MP., Editor:

Download...